Adil, gak adil, benar, salah..

Kemarin setelah ngebaca beberapa berita n kabar yg entah kenapa agak kurang sreg di hati kog tiba2 jadi menyimpulkan sesuatu.

Kalo ternyata, ketika seseorang (atau dalam hal ini sekelompok orang) menyatakan bahwa sebuah keputusan itu adalah tidak adil bagi mereka, padahal itu adalah keadilan bagi yang lain, maka hal keputusan itu sebenernya salah.

Dan jadi ternyata baik benar salah ataupun adil tidak adil itu tergantung dari sudut pandang mana kita melihat. Kyae sih ak pernah posting hal serupa jugak disini. Yg tentang sepasang bapak dan anak dan keledai nya. Klo dipikir mirip2 jugak kan yah. Cuma konteks nya kali ini rada beda dikit.

Semua bermula ketika aku mendengar tentang sebuah aturan baru yang berlaku di sebuah perusahaan. Sebutlah perusahaan kecil itu perusahaan A dan peraturan itu adalah peraturan18. Peraturan itu jelas kadang merugikan, tapi perusahaan juga membebaskan segala sesuatu yg kejadiannya sebelum peraturan18 itu diberlakukan adalah sah dan diperbolehkan.

Nah permasalahannya adalah ternyata peraturan18 itu bakal menjegal langkah sebagian besar pegawainya yg ternyata memiliki kasus serupa tersebut. Dan akhirnya sebagian besar pegawai perusahaan A tersebut merasa bahwa peraturan18 itu tidak adil.

Jauh dari tempat kejadian dimana para pegawai mempertanyakan bahwa peraturan18 itu tidak adil, ada salah seorang insan manusia yang tengah mempertanyakan nasibnya juga. Bagi seorang tersebut, peraturan18 dibuat untuk mencegah beberapa hal buruk yang telah menimpanya tidak berlanjut menimpa sebagian orang lainnya yang ada di posisi sepertiny. Sehingga dia merasa sebenarnya tujuan peraturan18 itu tadi adalah benar adanya.

Nah dari dua sudut pandang yang berbeda ini, ketahuan donk ya benar salah nya perusahaan A membuat peraturan18, yang akhirnya adil gak adil nya tetep tergantung siapa yang melihat dan darimana dia melihat.

Berkedok alasan yang lain, para pegawai perusahaan A akhirnya ramai2 melakukan gugatan ke direksi. Yang ternyata ujung2nya peraturan18 lah yang dipermasalahkan.

Dan sepertinya, apalah arti seorang yang ter-rugi-kan jika dibanding apa yang disebut adil bagi sebagian besar pegawai perusahaan A tersebut. Hehe..

Tapi balik lagi yah. Setiap insan berhak mendapatkan apa yang disebut hak nya. Jadi sekeras apapun hidup, ya dijalani aja.. Trus urusan adil gak adil atw benar salah nya ya tinggal urusan pribadi masing2 dengan Tuhannya masing2 deh. *eh. Kog ujung2ny jadi aneh* x_x

Iklan

8 thoughts on “Adil, gak adil, benar, salah..

  1. Ilmiy, kayaknya kita ngebayangin kejadian yang sama deh…
    Adil dan tidak adil, benar atau salah, kenapa sekarang jadi abu-abu ya?
    Saya juga mendiskusikan hal ini dengan Risa dan ternyata kita sampai pada kesimpulan yang sama : benar dan salah itu tergantung pada sudut pandang orang yang menilai. Demikian juga adil dan tidak adil. Tergantung pihak mana dulu yang menilainya.

    Aneh…sebetulnya kan tidak seperti itu.
    Duluuu, waktu saya masih kecil, benar dan salah itu selalu hitam dan putih. Semua orang punya pandangan yang sama tentang kebenaran atau keadilan. Tapi sekarang?
    tergantung pada siapa yang lebih meyakinkan orang lain buat memberi pandangan…
    Duh!
    😦

    • Iya mbak bener banget.. Benar salah, adil gak adil itu skrg abu2 banget yah..

      Wah kejadian yang mana nih mbak? Japri boleh nih biar bisa diskusi lebih lanjut lagi. Hehehe.. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s