belajar dari hujan

Saat hujan mulai turun. Tak ada yg tau kapan ia akan terhenti..
Apakah selepas hujan akan muncul pelangi? Ataukah masih mendung yg mengiring.
Tak akan ada yg tahu.
Namun satu hal yg pasti.
Entah itu hujan atau mendung. Pasti akan segera berlalu.
Berganti mentari yg bersinar cerah. Ataupun rembulan dan bintang yg gemilau di kelamnya malam..
Yang pasti keduanya terasa indah..
Seindah senyuman mu. Yah benar. Senyum mu.
Tersenyumlah.. Karena itu hadirkan bahagiaku.
Tersenyumlah di hadapanku.
Meski ku tau senyum itu bukan untuk ku lagi..
Akan ku jemput senyum ku sendiri.
Akan ku jemput bahagia ku sendiri.

Berawal dari aku dan kamu. Berlanjut menjadi kita. Dan dengan pahit harus jadi kalian.
Meski telah jadi kalian. Namun bagiku, akan tetap ada kita.
Meski hanya dalam kenangan.
Yahh.. Kenangan yg hanya milik ku saja..

Wahai jiwa terkasih disana.
Entah ada berapa banyak hujan dan mendung yg akhirnya memisahkan.
Namun akan selalu ada indah setelahnya. Meski indah yg kita lihat tak lagi sama.
Meski kita tak akan pernah tahu akhir cerita sbelum menempuh smua bagian kisah rancangan Nya.

Izinkanlah aku merindumu.
Dalam rinduku pada Nya.. Melalui ceritaku untuk Nya..
Wahai Engkau.. Ku titipkan salamku untuknya.. Salam rindu dr lubuk jiwa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s