MACET di PANTURA

Rembang, Desember 2010

 

Kemacetan parah yang terjadi selama satu minggu lebih ini semakin hari semakin menyulitkan.

Kemacetan bermula karena jalan raya yang biasa dilewati kendaraan2 antar kota antar propinsi rusak parah. kondisi jalan sudah tidak berbentuk jalan aspal. namun sudah seperti jalan pegunungan yang menyebabkan kemacetan lebih dari 25km. hal ini tentu menyulitkan pengguna jalan yang melintasinya. mengingat jalan tersebut bukan jalan kecil atau jalan desa namun jalan besar yang menjadi jalan utama.

Hujan deras dan angin kencang akhir2 ini semakin menyulitkan. karena kendaraan harus berjalan perlahan dan akibatnya antrian panjang tak terelakkan. kemacetan parah mengakibatkan banyaknya armada bus yang terlambat dan mencari jalan alternatif. sehingga praktis jalur sarang – lasem hampir tidak tersentuh bus antarkota yang tidak beroperasi. hal ini tentu menyulitkan anak2 sekolah dan masyarakat yang tinggal di daerah tersebut.

Termasuk karyawan PLTU Rembang yang berdomisili di luar sluke. Kemacetan parah terjadi mulai hari jum’at 10Desember2010. meskipun sudah berangkat lebih awal namun kemacetan yang menghadang membuat bus jemputan terlambat setengah jam dari jadwal masuk.

Kemacetan tidak hanya terjadi di daerah sluke. pada hari sabtu ketika saya melakukan perjalanan pagi hari menuju kota semarang, kemacetan juga terjadi di daerah batangan (Pati) dan jekulo, mbareng (kudus). hingga jarak tempuh normal 2.5 – 3 jam berubah menjadi 4.5 jam. hal ini tentu saja merugikan para pengguna jalan. bahkan beberapa armada bus sempat memutar jalan melalui jalan alternatif yang tentu saja jarak tempuhnya lebih jauh dan dengan kondisi jalan yang lebih sempit.

Kemacetan lebih parah lagi diawali hari Senin,13desember2010. untuk jarak tempuh sekitar 15 km yang normalnya dapat ditempuh dalam waktu setengah jam saja membengkak menjadi satu setengah jam untuk sisa jarak tempuh 5km. hari2 selanjutnya kemacetan parah menyusut namun tetap saja menyusahkan pengguna jalan.

Lantas puncak dari kekesalan warga sekitar terjadi ketika jalan yang rusak tak kunjung di perbaiki dan kerusakan parah menyebabkan tidak beroperasinya armada bus yang melewati daerah kemacetan sehingga menyulitkan warga, kemudian warga berinisiatif untuk menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak sebagai wujud protes karena jalan yang tak kunjung diperbaiki dan tetap dilalui oleh kendaraan2 bermuatan berat. sehingga memperparah kondisi jalan.

Lantas.. akankah kondisi akan tetap seperti ini?? sampai kapankah kemacetan ini akan terjadi?? kemacetan yang terjadi sudah merugikan banyak pihak. namun pemerintah daerah masih belum memperlihatkan wujud perhatiann untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Semoga kondisi ini segera diatasi dan tidak terus memburuk.. (harapan rakyat kecil)

Iklan

7 thoughts on “MACET di PANTURA

  1. Apa kondisi sekarang di rembang masih tetap macet? Karena weekend ini, saya ada rencana ke semarang. Posisi saya di surabaya. Apa anda bisa suggest jalur alternative?

  2. 4felly.. untuk sekarang alhamdulillah udah lancar lagi. tapi untuk bus dan kendaraan kecil sepertinya tetap melalui jalur alternatif.
    kalo dr sby k semarang biasanya memutar lewat pandangan trus pamotan trus lasem atau kragan pamotan lasem atau babat bojonegoro pamotan lasem. tapi jalannya sempit jadi harus lebih berhati2 n tetep sabar.
    saya weekend ini jg mo k sby.. met weekend..

  3. update pagi ini.. sluke macet lagi akibat hujan deras kemarin sore. kemacetan terjadi sampe sunan bonang (arah semarang/barat). kalo arah timur gak tau sampe mana..

  4. Saya besok mau ke jatim dari kudus dengan kendaraan sendiri, apa sudah lancar di pantura rembangnya? kalau belum mohon ada usulan sebaiknya via mana.. thx bro

  5. Ping-balik: PANTURA MACET..!!!! (LAGII…) « Jika dan Hanya Jika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s