Berbicara tentang Mimpi

Mimpi adalah hak smua orang..

Bagi siapapun itu berhak untuk bermimpi.

berkaitan dengan mimpi.. waktu kecil saya bermimpi untuk kemudian menuntut ilmu di kota besar. pilihan saya waktu itu jatuh ke yogyakarta.

entah kenapa hati ini berkata bahwa saya berjodoh dengan kota jogja. kota yang dikenal dengan kota pelajar ini mempunyai daya tari tersendiri bagi saya.

alhamdulillah selepas smu saya dapat melanjutkan mimpi saya yaitu melanjutkan kuliah di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. empat tahun di jogja tak mengubah hati saya untuk kembali bermimpi..

mimpi masa lalu yang terlupa. begitulah saya menyebutnya. mimpi itu adalah surabaya. surabaya adalah kota kedua yang saya inginkan.

semua bermula ketika saya masih berada di bangku smp. ketika itu sedang tenar-tenar nya sebuah group band bernama PADI yang didaulat berasal dari kota surabaya itu.. dan dimulai dari kecintaan saya terhadap groupband tersebut, secara tak sadar saya pun mulai mencintai kota pahlawan tersebut. kota yang terkenal dengan patung suro dan boyo nya itu.

empat tahun berlalu. dan saya masih saja bercokol di jogja. entah kenapa saya sudah melupakan mimpi saya akan surabaya. namun Tuhan memang Maha Mengetahui hambanya. setelah satu tahun penantian yang panjang DIA menuntun langkah kaki ku menuju Surabaya.

rupanya surabaya hanya persinggahan langkahku saja. melalui surabaya DIA menuntunku menyusuri berbagai kota2 di jawatimur. melalui surabaya mimpiku tak pernah putus. mulai Malang, Gresik dan Paiton bahkan Semarang smua sudah ak lewati. dan semuanya bermula di surabaya.

ketika selesai rangkaian training dan berakhir di gresik. belum bisa dibayangkan lagi kemana langkah kaki ini akan berlabuh.

lima bulan di gresik tanpa ada kejelasan akan kemana. rute jalur selatan pun sudah berkali kali aku lewati. hingga suatu ketika aku bertanya-tanya. mungkin kah saya melanjutkan perjalanan melalui jalur utara?? sedangkan jalur utara yang saya kenal hanyalah surabaya-gresik.

hingga suatu saat saya dipindah tugas ke kota Rembang. atau yang lebih dikenal dengan kotanya “kartini”. dan mulai dari itu saya mengenal jalur utara. sampai sekarang.

entah kemana kaki ini akan melangkah lagi. namun dalam hati ini masih ada mimpi-mimpi lain yang tak pernah padam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s