Hari-hari yang melelahkan

Hmmmm. Pernah gak kalian merasa dimana kalian merasa lelah. Sebenarnya sih gak sepenuhnya merasa lelah, namun banyak hal yang bisa aku pelajari dalam perjalanan ku tersebut.

Perjalanan di mulai pada hari minggu, 29 Juni 2008. hari beranjak siang ketika aku mulai menyiapkan diriku untuk berangkat menuju kota pelajar. Adapun tujuanku adalah untuk melamar pekerjaan di suatu perusahaan yang terletak di jawa timur sana melalui Career Development Center UGM. Karena tanggal 30 Juni adalah tanggal pendaftaran terakhir. Ketika hari semakin beranjak siang, aku segera bergegas untuk berangkat. Kumulai perjalanan ku dengan naik angkot selama kurang lebih 15 menit, yang kemudian disambung dengan bis antar kota antar propinsi selama kurang lebih 2,5 jam. Karena aku sudah tak memiliki orang yang bisa diminta tolong untuk menjemputku di pemberhentian bus antar kota ini. Akhirnya aku memutuskan untuk back to nature. Hehe. Naik bis kota lagi maksute.

Setelah melihat jadwal tes serta situasi dan kondisi yang terjadi di kosan, keesokan harinya setelah aku melakukan maksutku, aku memutuskan untuk membawa harta benda ku yang tersisa di kosan ini (hehe.. hiperbolis banget yah? Padahal cuma bawa pulang motor, laptop ma cucian kotor =D).

Siang hari itu aku pun kembali pulang setelah mampir sebentar ke tempat teman Ibu ku untuk mengambil pesenan dari Ibu.

Hari berikutnya aku melakukan beberapa aktivitas seperti biasanya. Ketika hari beranjak siang datang surat panggilan untuk mengikuti tes di Jogja keesokan harinya. Akhirnya siang itu juga aku berangkat kembali ke Jogja dengan menggunakan bis antar kota. Meskipun masih merasa lelah setelah dua hari sebelumnya bolak balik Jogja – rumah. Namun aku menjalani semuanya dengan senang hati.

Setelah keesokan harinya hampir seharian aku berjuang untuk mengerjakan soal-soal yang tak hanya membuat ku lelah secara fisik namun juga otak ku ikut-ikutan lelah. Sehingga setelah tes tersebut selelsai aku tak bisa langsung pulang karena bdan rasanya masih remuk gitu deh. Baru hari jum’at aku memutuskan untuk pulang kerumah.

Pada hari sabtu ada pengumuman tes yang akan keluar. Mengingat saingan ku yang begitu banyak aku pun tak mengharapkan akan lolos ke tahap selanjutnya. Namun meskipun begitu aku pun penasaran akan hasil nya. Setelah siang hari ku kroscek ke website nya dan trenyata belum keluar, maka aku tidak terlalu berminat lagi. Hingga pada malam hari ada yang mengirimkan ku sms dengan singkat ”selamat ya mi..”. penasaran dengan maksut sms itu aku pun membalasnya dengan maksut dari sms itu. Akhirnya pertanyaanku terjawab sudah. Ternyata aku memang lolos meski hanya sebagai cadangan. Huh. Ada sebelnya juga sih ketika kita seneng2 udah lolos, eh ternuyata Cuma sebagai cadangan. Gimana gak aneh bin bete bin sebel? Mana badan lagi gak enak lagi. Trus besok disuruh tes kesehatan lagi. Bener-benr out of control deh. Ngomong2 tentang tes kesehatan besok selasa, ternyata Dia memang hebat! Oke deh aku jelasin dlu, pas sekitar tanggal 30 juga ada pengumuman seleksi administrasi suatu perusahaan. Kalo aku sih sebelumnya yakin banget bisa lolos, secara taun lalu aku juga udah lolos, jadi ya dalam hati aku ngerasa gak ada lagi hal yang membuat aku gak lolos seleksi administrasi. Namun Dia berkata lain, aku gak lolos. Dan tes selanjutnya di Jakarta tanggal 5-8 (kalo gak salah). Setelah pengumuman yang tanggal 5 keluar, dan ternyata tes kesehatan yang dijadwalkan adalah tanggal 8. sehingga aku tidak perlu lagi harus memilih satu diantara dua pilihan tersebut.

Akhirnya tanggal 7 aku berangkat ke Jogja lagi untuk kemudian mengikuti tes kesehatan perusahaan tersebut.

Setelah seharian tes kesehatan, ketika aku hampir memutuskan untuk kembali pulang ke rumah, tiba-tiba datang sebuah sms pemberitahuan bahwa ada tes di Surabaya.

Akhirnya setelah sehari bersiap, maka pada hari kamis aku berangkat ke Surabaya. Setelah 3 hari di Surabaya maka pada hari Senin aku kembali ke Jogja karena hari kamis nya aku akan berangkat ke Jakarta untuk mengikute tes lainnya.

Hari kamis pagi dari Jogja menuju Ibukota negeri ini. Sampai di stasiun Gambir hari sudah petang. Meskipun hari sudah beranjak malam, namun kehidupan di kota ini belum jua beranjak dari keramaiannya.

Hari jum’at pagi jam 6 aku mulai bersiap memulai aktivitasku, bersiap untuk interview. Jakarta. Kota Metropolitan. Sebenarnya aku tidak terlalu menyukai kota ini, namun demi interview ini aku pun menguatkan diriku untuk terus melangkah di kota ini. Selesai interview di daerah Kuningan, aku dan temanku meluncur ke daerah fatmawati demi meminjam sebuah buku instrumentasi. Wah hebat banget ya kita?? Hehe. Pulang dari fatmawati kita segera menuju itc cempaka mas. Demi memuaskan hasrat belanja kita. Setelah puas bershoping ria, kami kembali kerumah. Nyampe rumah pas jam 6 sore. Wah wah wah. 12 jam tepat kita berada di luar rumah. Ternyata cuapek juga.

Keesokan hari nya (hari Sabtu) kami kembali meluncur ke Jogja tercinta.

Setelah puas mengistirahatkan kaki, jiwa, raga dan pikiran selama seharian penuh, maka pada hari senin i’m back to the game. Kembali berjuang. Setelah seharian penuh berjuang di hari senin dan berlanjut satu jam kemudian di hari selasa nya aku kembali menenangkan otak dan fikiran ku. Aku sedang berduka ketika kemudian datang sms panggilan tes tahap 2 di Surabaya. Mengapa aku sedih? Masih inget tes kesehatan yang aku ikuti beberapa hari yang lalu? Yup. Pengumumannya sudah keluar. Dan ternyata the result is they’re reject me. Huhuhuhu. Sedihnya. Tapi gak papa lah. Masih banyak yang lain. Bener gak??

Akhirnya pada hari Jum’at aku memutuskan untuk berangkat ke Surabaya. Setelah hari Sabtu nya hampir seharian aku mengikuti psikotes di Fak. Psikologi UNAIR, maka hari Minggu aku kembali pulang namun kali ini bukan menuju Jogja akan tetapi menuju rumah ku. Yups. Akhirnya setelah sekian lama akhirnya aku kembali ke rumah. Tapi kayaknya aku di rumah gak bakalan lama deh. Karena sepertinya hari Sabtu aku harus sudah berada di Jogja kembali.

Kalo bisa ditarik alur perjalanan ku berawal ketika tanggal 29 Juni dan berakhir 27 Juli : Rumah(29/6) – Jogja(30/6) – Rumah(01/7) – Jogja(02/7) – Rumah(04/7) – Jogja(07/7) – Surabaya(10/07) – Jogja(14/07) – Jakarta(17/7) – Jogja(19/7) – Surabaya (25/7) – Rumah (27/7).

Wow. Its amazing kan..!! =D

Iklan

5 thoughts on “Hari-hari yang melelahkan

  1. wah desi… terbitin buku??? mauuuuu…. hehehe.. tapi mang ada yang mau beli?? sebelum berfikir lebih jauh sapa yang mau beli buku.. mang ada yang mau bersedia untuk membantu nerbitin tulisan ku?? besok aja kalo udah punya modal banyak! nti tak buat buku sendiri.. 😉

  2. Ping-balik: Ada aja alasan untuk (gak) ngeblog!! « Jika dan Hanya Jika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s