tersenyumlah meski itu sulit bagimu
meskipun banyak alasan yang membuatmu bersedih dan menangis
namun.. jika ada satu alasan saja yang membuatmu bahagia
maka tersenyumlah..
karena senyummu itu adalah anugrah..
tersenyumlah meski itu sulit bagimu
meskipun banyak alasan yang membuatmu bersedih dan menangis
namun.. jika ada satu alasan saja yang membuatmu bahagia
maka tersenyumlah..
karena senyummu itu adalah anugrah..
Adakah pertemuan yang tidak menghadirkan perpisahan? Adakah pertemuan yang abadi? Nothing lasts forever. Tak ada yang abadi. Benarkah itu? Sebagai makhluk Tuhan yang baik hati dan tidak sombong (hehehe..klo ni mah nyombong juga ya artinya..), pastinya aku akan mengalami semua yang disebut pertemuan dan perpisahan. Namun terkadang pertemuan itu sama dengan perpisahan. Dalam artian dimana kita akan bertemu dengan hal yang baru, salah satu hal yang lalu pasti akan tertinggal dan harus kita relakan. Mampukah aku merelakan semua yang telah aku dapatkan..?? sedangkan apa yang sebenarnya telah kudapatkan?? jawabannya hanyalah tak ada..
bulan yang ditunggu-tunggu itu akhirnya datang juga
bulan yang memberikan banyak berkah akhirnya datang juga..
Marhaban yaa Ramadhan..
kedatanganmu selalu ditunggu
maaf atas segala khilaf yang pernah ku perbuat
mari kita sambut Ramadhan dengan senang hati dan sepenuh jiwa.. (hehe..bahasanya lho..)
Selalu ada senyum setelah air mata itu. Wahai Engkau Yang Maha Besar. Betapa semuanya memang diluar kuasaku. Setelah air mata itu terjatuh, Kau buat ku tersenyum dengan indahnya. Wahai Engkau Yang Maha Besar. Betapa semuanya adalah izinMu. Meski belum sepenuhnya senyum itu hadir, namun aku bersyukur bahwasanya senyum itu pernah tersemat dalam hati ini.
satu beban terlewat sudah
beban yang lain pun mulai menanti
terkadang lelah diri menanti
terkadang letih mulai mengganggu
meski sudah ku coba bertahan
namun masih ku harap pegangan
saat smua mulai mendekati angan
kusadari ku tlah mulai kehilangan pegangan
saat tempat berpijak mulai goyah
ku kan selalu menantiNya
untuk selalu membimbing langkahku
MATAHARI
musim berlalu
resah menanti
matahari pagi bersinar gelisah
kini semua bukan milikku
musim itu tlah berlalu
matahari segra berganti
dimana kau timbun daun yang layu
makin gelisah aku menanti
matahari dalam rimba kabut pagi
sampai kapankah aku harus menanti
awan yang hitam tenggelam dalam dekapan
daun yang layu berguguran dipangkuan
kapan badai pasti berlalu? resah aku menunggu
kapan badai pasti berlalu? badai pasti berlalu
hmmmm… didalam kita hidup.. atau mudahnya disetiap kehidupan seorang insan manusia pastilah pernah merasakan hal2 yang dirasa tidak sesuai dengan keinginan kita..
terkadang ada orang yang menyikapinya dengan biasa2 saja yang atinya setiap hal yang menyedihkan atau ujian yang dia jalani adalah karena Dia menyayangi kita. namun ada juga sebagian orang yang menganggap bahwa dunia nya telah berhenti. meski cuma karena suatu hal kecil saja.
kembali lagi ke hal hidup adalah pilihan. ketika kita dihadapkan pada suatu persimpangan dimana kita harus memilih. kita tidak bisa memilih keduanya karena jika kita menginginkan keduanya maka kita tidak beda dengan orang2 yang serakah.. lalu jalan mana yang akan kita pilih??
menjadi baik atau menjadi buruk? kekanan atau kekiri? jadi gak ada lagi tuh istilah kemana kaki melangkah sajalah.. soalnya kaki gak punya otak. kaki gak bisa memutuskan akan kearah mana kita akan berjalan. kaki akan melangkah jika otak kita memerintahkan kaki kita untuk melangkah..
so.. sekarang kita sendirilah yang harus menentukan siapa kita?
untuk yang sedang bersedih dan menantikan sesuatu.. teruslah berusaha.. karena tanpa usaha kita tak kan jadi sesuatu.. berusahalah!! dan yakinlah badai pasti berlalu.. karena setelah badai berlalu maka pastikan cerah kan datang menggantikannya..
Ada yang datang dan pergi
Ada pertemuan dan perpisahan..
Klise bangget yah..
Tapi betapa indah dunia ini.. betapa semuanya akan menjadi misteri bagi setiap kehidupan kita..
Sama halnya semua.. aku pun tak tahu apa yang akan terjadi esok hari
Aku sama seperti halnya yang lalu..
Ketika kita akan melangkah.. mulai melangkah dijalan yang baru.. sama sekali baru..
Kita bahkan tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi esok hari..
Kita bahkan tidak bisa mengerti apa yang mungkin saja terjadi esok hari..
Kita bahkan tidak bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi sekarang ini.. nah lho..
Bingung gak sih???
Setiap saat detik yang ada sangatlah berarti.. ketika kita bertemu dengan seseorang
Kita mengenal orang lain.. kita belajar tuk mengenali diri kita.. kita lahir tidak dibekali dengan apa dan bagaimana kita?? Tapi kita harus belajar mengenali diri kita sendiri.. kita lah yang berhak menentukan sikap. Kemana arah tujuan sebenarnya langkah kita..
Saat kita tahu siapa sebenarnya kita, terkadang ada rasa kecewa..namun harusnya hal itu tak menjadi penghalang kita untuk tetap bersyukur pada Nya.. karna hanya Dia lah yang bisa membuat hidup kita berwarna..
Segala sesuatu yang terjadi pasti ada hikmah nya.. bner gak???
Hmmmm. Pernah gak kalian merasa dimana kalian merasa lelah. Sebenarnya sih gak sepenuhnya merasa lelah, namun banyak hal yang bisa aku pelajari dalam perjalanan ku tersebut.
Perjalanan di mulai pada hari minggu, 29 Juni 2008. hari beranjak siang ketika aku mulai menyiapkan diriku untuk berangkat menuju kota pelajar. Adapun tujuanku adalah untuk melamar pekerjaan di suatu perusahaan yang terletak di jawa timur sana melalui Career Development Center UGM. Karena tanggal 30 Juni adalah tanggal pendaftaran terakhir. Ketika hari semakin beranjak siang, aku segera bergegas untuk berangkat. Kumulai perjalanan ku dengan naik angkot selama kurang lebih 15 menit, yang kemudian disambung dengan bis antar kota antar propinsi selama kurang lebih 2,5 jam. Karena aku sudah tak memiliki orang yang bisa diminta tolong untuk menjemputku di pemberhentian bus antar kota ini. Akhirnya aku memutuskan untuk back to nature. Hehe. Naik bis kota lagi maksute.
Setelah melihat jadwal tes serta situasi dan kondisi yang terjadi di kosan, keesokan harinya setelah aku melakukan maksutku, aku memutuskan untuk membawa harta benda ku yang tersisa di kosan ini (hehe.. hiperbolis banget yah? Padahal cuma bawa pulang motor, laptop ma cucian kotor =D).
Siang hari itu aku pun kembali pulang setelah mampir sebentar ke tempat teman Ibu ku untuk mengambil pesenan dari Ibu.
Hari berikutnya aku melakukan beberapa aktivitas seperti biasanya. Ketika hari beranjak siang datang surat panggilan untuk mengikuti tes di Jogja keesokan harinya. Akhirnya siang itu juga aku berangkat kembali ke Jogja dengan menggunakan bis antar kota. Meskipun masih merasa lelah setelah dua hari sebelumnya bolak balik Jogja – rumah. Namun aku menjalani semuanya dengan senang hati.
Setelah keesokan harinya hampir seharian aku berjuang untuk mengerjakan soal-soal yang tak hanya membuat ku lelah secara fisik namun juga otak ku ikut-ikutan lelah. Sehingga setelah tes tersebut selelsai aku tak bisa langsung pulang karena bdan rasanya masih remuk gitu deh. Baru hari jum’at aku memutuskan untuk pulang kerumah.
Pada hari sabtu ada pengumuman tes yang akan keluar. Mengingat saingan ku yang begitu banyak aku pun tak mengharapkan akan lolos ke tahap selanjutnya. Namun meskipun begitu aku pun penasaran akan hasil nya. Setelah siang hari ku kroscek ke website nya dan trenyata belum keluar, maka aku tidak terlalu berminat lagi. Hingga pada malam hari ada yang mengirimkan ku sms dengan singkat ”selamat ya mi..”. penasaran dengan maksut sms itu aku pun membalasnya dengan maksut dari sms itu. Akhirnya pertanyaanku terjawab sudah. Ternyata aku memang lolos meski hanya sebagai cadangan. Huh. Ada sebelnya juga sih ketika kita seneng2 udah lolos, eh ternuyata Cuma sebagai cadangan. Gimana gak aneh bin bete bin sebel? Mana badan lagi gak enak lagi. Trus besok disuruh tes kesehatan lagi. Bener-benr out of control deh. Ngomong2 tentang tes kesehatan besok selasa, ternyata Dia memang hebat! Oke deh aku jelasin dlu, pas sekitar tanggal 30 juga ada pengumuman seleksi administrasi suatu perusahaan. Kalo aku sih sebelumnya yakin banget bisa lolos, secara taun lalu aku juga udah lolos, jadi ya dalam hati aku ngerasa gak ada lagi hal yang membuat aku gak lolos seleksi administrasi. Namun Dia berkata lain, aku gak lolos. Dan tes selanjutnya di Jakarta tanggal 5-8 (kalo gak salah). Setelah pengumuman yang tanggal 5 keluar, dan ternyata tes kesehatan yang dijadwalkan adalah tanggal 8. sehingga aku tidak perlu lagi harus memilih satu diantara dua pilihan tersebut.
Akhirnya tanggal 7 aku berangkat ke Jogja lagi untuk kemudian mengikuti tes kesehatan perusahaan tersebut.
Setelah seharian tes kesehatan, ketika aku hampir memutuskan untuk kembali pulang ke rumah, tiba-tiba datang sebuah sms pemberitahuan bahwa ada tes di Surabaya.
Akhirnya setelah sehari bersiap, maka pada hari kamis aku berangkat ke Surabaya. Setelah 3 hari di Surabaya maka pada hari Senin aku kembali ke Jogja karena hari kamis nya aku akan berangkat ke Jakarta untuk mengikute tes lainnya.
Hari kamis pagi dari Jogja menuju Ibukota negeri ini. Sampai di stasiun Gambir hari sudah petang. Meskipun hari sudah beranjak malam, namun kehidupan di kota ini belum jua beranjak dari keramaiannya.
Hari jum’at pagi jam 6 aku mulai bersiap memulai aktivitasku, bersiap untuk interview. Jakarta. Kota Metropolitan. Sebenarnya aku tidak terlalu menyukai kota ini, namun demi interview ini aku pun menguatkan diriku untuk terus melangkah di kota ini. Selesai interview di daerah Kuningan, aku dan temanku meluncur ke daerah fatmawati demi meminjam sebuah buku instrumentasi. Wah hebat banget ya kita?? Hehe. Pulang dari fatmawati kita segera menuju itc cempaka mas. Demi memuaskan hasrat belanja kita. Setelah puas bershoping ria, kami kembali kerumah. Nyampe rumah pas jam 6 sore. Wah wah wah. 12 jam tepat kita berada di luar rumah. Ternyata cuapek juga.
Keesokan hari nya (hari Sabtu) kami kembali meluncur ke Jogja tercinta.
Setelah puas mengistirahatkan kaki, jiwa, raga dan pikiran selama seharian penuh, maka pada hari senin i’m back to the game. Kembali berjuang. Setelah seharian penuh berjuang di hari senin dan berlanjut satu jam kemudian di hari selasa nya aku kembali menenangkan otak dan fikiran ku. Aku sedang berduka ketika kemudian datang sms panggilan tes tahap 2 di Surabaya. Mengapa aku sedih? Masih inget tes kesehatan yang aku ikuti beberapa hari yang lalu? Yup. Pengumumannya sudah keluar. Dan ternyata the result is they’re reject me. Huhuhuhu. Sedihnya. Tapi gak papa lah. Masih banyak yang lain. Bener gak??
Akhirnya pada hari Jum’at aku memutuskan untuk berangkat ke Surabaya. Setelah hari Sabtu nya hampir seharian aku mengikuti psikotes di Fak. Psikologi UNAIR, maka hari Minggu aku kembali pulang namun kali ini bukan menuju Jogja akan tetapi menuju rumah ku. Yups. Akhirnya setelah sekian lama akhirnya aku kembali ke rumah. Tapi kayaknya aku di rumah gak bakalan lama deh. Karena sepertinya hari Sabtu aku harus sudah berada di Jogja kembali.
Kalo bisa ditarik alur perjalanan ku berawal ketika tanggal 29 Juni dan berakhir 27 Juli : Rumah(29/6) – Jogja(30/6) – Rumah(01/7) – Jogja(02/7) – Rumah(04/7) – Jogja(07/7) – Surabaya(10/07) – Jogja(14/07) – Jakarta(17/7) – Jogja(19/7) – Surabaya (25/7) – Rumah (27/7).
Wow. Its amazing kan..!! =D
Kata-kata Terakhir